Wisata Tipis-tipis Kabupaten Bandung, Tempat Selebriti Ali Syakieb jadi Wakil Bupati

   
nyiomas.my.id

Wisata Tipis-tipis Kabupaten Bandung, Tempat Selebriti Ali Syakieb jadi Wakil Bupati


Bandung punya banyak destinasi wisata tipis-tipis, mulai dari kawasan Lembang, Tangkuban Perahu, kawasan Punclut (Puncak Ciumbuleuit) serta kawasan Dago Pakar. Tapi semua itu terletak di utara Kota Bandung, atau lebih tepatnya termasuk Kabupaten Bandung Barat, bagaimana dengan kawasan Kabupaten Bandung?

Menurut AI, Kabupaten Bandung yang terletak di selatan Kota Bandung punya destinasi wisata popular, yaitu Ciwidey dan Pangalengan.

Sayangnya,  AI luput menyertakan beberapa destinasi wisata gratis di seputar kompleks perkantoran Kabupaten Bandung, salah satunya adalah Taman Uncal.

Menempati area terbuka hijau yang tertata, nampak beberapa binatang sedang wara-wiri, diantaranya burung merak, kalkun dan tentunya  “uncal” (Bahasa Sunda: rusa) atau kijang (famili Cervidae).

Keberadaan rusa tutul hasil penangkaran Istana Bogor ini tentu saja menarik minat keluarga untuk berwisata gratis. Anak-anak bisa diperkenalkan dengan binatang langka yang dilindungi, bahkan mereka diperbolehkan memberi makanan dari jarak dekat.

Aroma bisnis rupanya tercium penduduk lokal yang yang menyediakan sayuran seperti wortel yang bisa dibeli dengan harga Rp 2-5 ribu saja.

Selesai memberi makan uncal, anak-anak bisa meneruskan aktivitasnya ke seberang Taman Uncal, yaitu Taman Sabilulungan tempat anak melatih motoriknya dengan beragam alat permainan anak seperti ayunan, perosotan dan lainnya.

Baca juga:
Belanja Pisang Kepok dan Kulineran di Pasar Gede Solo

Pengalaman Naik Metro Jabar Trans, Moda Transportasi Murah dan Nyaman di Bandung Raya

Daftar Isi:

  • Wisata Gratis di Kawasan Perkantoran Pemkab Bandung,
  • Yuk Kenalan dengan Selebriti yang jadi Pemimpin di Wilayah Bandung Raya
  • Destinasi Wisata di Komplek perkantoran Pemkab Bandung, 

Sebetulnya saya gak menyengaja ke sini. Dalam rangka mengurus surat pindah kakak saya, dari Kabupaten Bandung ke Kota Jogja, saya pun terdampar di kompleks perkantoran Kabupaten Bandung.

Kok enggak pakai aplikasi Bedas Digital Services (BDS) saja? Promosinya kan aplikasi ini bisa mengurus semua kebutuhan administrasi  penduduk?

Ternyata boong (ups 😀😀) Untuk mendapatkan surat pindah (namanya lumayan ribet: SKPWNI singkatan dari Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia) saya harus ke kantor Pemkab Bandung yang terletak di Soreang. Letaknya di selatan Kota Bandung, sementara alamat lama kakak saya di kawasan barat Kota Bandung.

Analoginya, rumah kakak saya di Bekasi sementara kantor Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) untuk mengurus surat pindah terletak di Depok.
Mumet kan ya?

Tapi sudahlah, diambil hikmahnya, catatan perjalanan saya jadi bertambah banyak. Saya jadi tahu bahwa kawasan perkantoran Pemkab Bandung tidak hanya, indah, lengkap, juga sangat luas. 

Saking luasnya kaki bakal gempor ketika harus berjalan dari satu kantor ke kantor lainnya. Anehnya sewaktu saya searching, gak didapat jawaban akurat tentang jumlah luas tempat berkantornya Bupati Dadang Supriatna dan Wakil Bupati Ali Syakieb ini.

nyiomas.my.id

Yuk Kenalan dengan Selebriti yang jadi Pemimpin di Wilayah Bandung Raya

Baru nyadar, ternyata Bandung Raya dipimpin oleh 3 mantan selebriti, mereka adalah Muhammad Farhan yang kita kenal presenter, pembawa acara (host), penyiar radio dan lainnya, menjabat sebagai Wali Kota Bandung sejak Februari 2025.

Kemudian aktor Ali Syakieb, adik aktris terkenal Nabila Syakieb yang menjabat sebagai Wakil Bupati Kabupaten Bandung pada pada 20 Februari 2025.

Serta pastinya Ritchie Ismail, pemilik nama panggung Jeje Govinda, terkait kepopulerannya sebagai drummer band Govinda. Namun tentu saja kepopulerannya meningkat tajam setelah menikah dengan Syahnaz Sadiqah, adik Raffi Ahmad. Ritchie Ismail menjabat Bupati Kabupaten Bandung Barat sejak 19 Februari 2025.

Masih agak roaming dengan wilayah “kekuasaan” mereka? Jadi Bandung Raya sebagai wilayah metropolitan yang mencakup Kota Bandung sebagai pusatnya, dengan sub-urban atau kawasan penyangga, yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan sebagian Kabupaten Sumedang. 

Nah, Farhan memimpin Kota Bandung, Ali Syakieb wakil pemimpin wilayah Kabupaten Bandung (tempat objek wisata Ciwidey dan Pangalengan)

Sedangkan Ritchie Ismail aka Jeje Govinda memimpin Kabupaten Bandung Barat, tempat objek wisata terkenal seperti Farm House Susu Lembang, Orchid Forest Cikole, The Great Asia Africa serta pastinya Gunung Tangkuban Parahu.

nyiomas.my.id
jalur pedestrian di kompleks perkantoran Kabupaten Bandung

Destinasi Wisata di Komplek perkantoran Pemkab Bandung

Sempat kesasar di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang lama, saya beruntung bertemu dengan Bapak ASN  yang baik hati. Dengan sepeda motor, beliau mengantar ke Mall Pelayanan Publik  Bedas Kabupaten Bandung.

Iya, namanya “mall”, sampai saya searching dan menemukan pengertian mall menurut KBBI adalah gedung atau kelompok gedung yang berisi macam-macam toko dengan dihubungkan oleh lorong (jalan penghubung). 

Dan kini “mall” diadopsi pemerintah sebagai pusat pelayanan publik yang nyaman, aman dan menyuguhkan semua kebutuhan masyarakat.

Namun bukan hanya Mall Pelayanan Publik berlokasi di Jalan Raya Soreang Km. 17, Soreang, Bandung yang bikin saya berdecak kagum, melainkan keberadaannya sebagai bagian Munara 99.

Bersebelahan dengan Munara 99 Sabilulungan ini,  tapi agak menjorok ke dalam, nampak Sabilulungan Park, tempat berdiri Gedong Budaya Sabilulungan, Science Center Soreang dan Dome Bale Rame.

Kantor Bupati Bandung terletak diseberang Mall Pelayanan Publik, dengan Masjid Agung Al Fathu berdiri megah di tengahnya, dan sky walk (jembatan penyeberangan) berwarna hijau yang menghubungkan masjid dengan area komersial di seberangnya.

Kita kupas satu persatu aja yuk:

nyiomas.my.id

Masjid Agung Al Fathu

Bergaya arsitektur “Julang Ngapak” di awal pembangunannya (1985), Masjid Agung Al Fathu semula tidak memakai kubah seperti kebanyakan masjid.

Julang Ngapak adalah jenis gaya atap rumah adat Sunda yang secara harafiah berarti "burung yang sedang mengepakkan sayap"

Setelah beberapa dekade, beberapa anggaran pemerintah, kupon infak dan swakelola, akhirnya pemasangan kubah Masjid Agung Al Fathu dilaksanakan tahun 2006. (sumber: balebandung.com)

Berdiri di atas tanah seluas 2.000 meter persegi, pembangunan Masjid Agung Al Fathu terinspirasi dari peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah, sesuai “hijrahnya” ibu kota Kabupaten Bandung dari Baleendah ke Soreang. 

nyiomas.my.id

Sky Walk Al Fathu Soreang 

Merupakan proyek prestisius yang menghabiskan anggaran total hingga Rp 50 miliar,  Sky Walk Al Fathu yang berfungsi sebagai jembatan penyeberangan orang (JPO) yang sebetulnya gak penting-penting amat.

Berbeda dengan Kota Bandung atau Kota Jakarta yang membutuhkan JPO untuk menjaga keselamatan pejalan kaki saat menyeberang jalan raya yang ramai, kawasan komersial di seputar perkantoran Kabupaten Bandung lumayan sepi. Kendaraan yang melintas bisa dihitung dengan jari tangan.

Malah anehnya, proyek prestisius yang semula berwarna kuning emas, sesuai warna partai Dadang M. Naser (dibangun tahun 2019-2020), kini berganti warna menjadi hijau, sesuai warna partai bupati yang sekarang menjabat (Dadang Supriatna, politisi PKB).

(mungkin tujuan pembangunan bukan untuk JPO, tapi untuk wisata yang instagramable ya?)

 
nyiomas.my.id

Munara 99 Sabilulungan

Brand Bandung Kunafe menyambut setiap pengunjung Munara 99 Sabilulungan, pusat oleh-oleh dan toko kue kekinian yang dimiliki artis Irfan Hakim dan Ananda Omesh ini seolah melambaikan tangan untuk berbelanja.

Review-nya saya posting kemudian ya? Karena saya harus bergegas ke kantor Disdukcapil  yang terletak di lantai 3, dan tercengang melihat banyaknya pengunjung, bukti layanan melalui aplikasi maupun website, ternyata gak sesederhana itu.

nyiomas.my.id
pojok baca di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bandung

Meski demikian, rupanya pemda berusaha semaksimal mungkin memberikan kenyamanan warganya, terlihat dari keberadaan playground, mini library dan dispenser (air panas dan dingin) lengkap dengan gula, kopi, serta teh.

Kantor Disdukcapil  ini merupakan bagian dari Mall Pelayanan Publik (MPP) yang punya tugas mulia, yaitu memberikan layanan 16 instansi dalam satu atap.  Intansi tersebut diantaranya antara lain Polresta, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Agama, Jasa Raharja, Disdukcapil, Bagian Hukum, Samsat dan BNN.

Sehingga warga Kabupaten Bandung bisa mendapatkan semua layanan dengan hanya mengunjungi Munara 99 Sabilulungan, dilanjut kulineran di dalam maupun di luar gedung.

Mengapa dinamakan "Munara 99 Sabilulungan"? Rupanya ini merupakan perwujudan dari nilai persatuan antar agama dan budaya.  Munara merupakan Bahasa Sunda yang berarti menara. Sabilulungan bermakna gotong royong.

Angka 99 amat lekat dengan agama Islam, yakni Asmaul Husna, tidak hanya terpatri dari penamaan, juga ketinggian Munara 99 Sabilulungan tepat 99 meter, dan di puncaknya terdapat replika senjata tradisional Sunda, yaitu Kujang. 

nyiomas.my.id

Gedong Budaya Sabilulungan

Sering disebut sebagai gedung budaya termegah di Jawa Barat, Gedong (Gedung dalam Bahasa Sunda) Budaya Sabilulungan merupakan ikon pelestarian budaya Sunda, tempat penyelenggaraan pertunjukan seni, pameran, serta kegiatan kreatif lainnya. 
Selain panggung pertunjukan, gedung yang memiliki kapasitas sekitar 840 orang ini juga menyediakan ruang serbaguna, showroom, dan tempat pertemuan.

nyiomas.my.id
Science Center (kanan) dan Dome Bale Rame (kiri)

Science Center

Patung Dinosaurus menyambut para pengunjung Science center yang terletak bersebelahan dengan Gedung Budaya Sabilulungan. Sambutan berikutnya berupa layar besar tentang sejarah dan kehidupan saintis atau ilmuwan seperti Albert Einstein, Alexander Graham Bell dan Thomas Alva Edison, dan tentu saja sejarah Kabupaten Bandung serta kebudayaannya.

Objek wisata STEM  (Sains, Teknologi, Enjinering dan Matematika) dapat dinikmati di lantai 2, sedangkan perjalanan ke luar angkasa tersaji di lantai 3 yang dilengkapi 4D Cinema.

Dome Bale Rame

Dome (gedung pertunjukan terbuka) yang mampu menampung 3.000 orang melengkapi keberadaan objek wisata Sabilulungan Park. 

Dibangun untuk pertunjukan seperti wayang golek, pameran, atau aktivitas lain, Dome Bale Rame merupakan bangunan tanpa dinding, atapnya berundak dua, dan terbuat dari konstruksi besi.

Pemandangan pegunungan dan hamparan sawah bisa dinikmati dari gedung ini.

nyiomas.my.id
Odong-odong parkir di sekitar Munara 99 Sabilulungan

Gak nyangka semenarik ini kawasan perkantoran Kabupaten Bandung, tempat mantan aktor  Ali Syakieb melaksanakan tugasnya sebagai wakil bupati, dan berusaha menepis julukan netizen sebagai "Duta Plonga-Plongo".

Mengingatkan saya pada ikhtiar Ridwan Kamil semasa masih menjadi Walikota Bandung, yaitu menyajikan wisata gratis bagi warga supaya indeks kebahagiaan meningkat.

Diharapkan warga yang bahagia akan sehat mentalnya dan lebih mudah mencari nafkah.
Demikian pula dengan warga kabupaten Bandung, dengan adanya area rekomendasi wisata tipis-tipis di kawasan perkantoran kabupaten Bandung, mereka gak perlu menempuh perjalanan jauh untuk berwisata.

Seperti komen salah satu warga kabupaten Bandung yang mengunjungi Taman Uncal berikut ini:

Ngabebenyokeun budak gratis indungna NU jajan cuanki sambelhejo ceban sareng teh poci 

Kurang lebih artinya: Memperlihatkan (rusa tutul) pada anak secara gratis, sementara ibunya jajan cuanki sambal hijau dan teh poci seharga Rp 10.000

Nikmat bukan?

Baca juga:
Masjid Agung Sukabumi dan Cara Mengenang Sebuah Kota

Ke Waduk Cengklik, Menikmati Indahnya Sunset Sambil Menyantap Soto Seger




No comments