Juwara Satoe, Rekomendasi Bakpia Lezat dari Kota Jogja
Suka pastry? Itu lho camilan yang punya tekstur renyah, berlapis-lapis, dan ringan. Rasa isinya bisa manis (cokelat, buah, dan krim) atau asin gurih (daging dan keju), salah satunya kuliner milik selebriti Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar, yaitu Malang Strudel.
Nama boleh beda, tapi “strudel” sebetulnya adalah pastry asal Austria. Hasil akulturasi dari camilan Prancis kuno yakni "patisserie", yang secara harfiah berarti kue.
Baik strudel maupun pastry Eropa lainnya memiliki ciri khas berupa tekstur yang garing, rapuh saat digigit, dan seringkali berlapis-lapis, karena memiliki kandungan mentega atau lemak yang jauh lebih tinggi dibandingkan roti biasa.
Andai menyukai camilan renyah ini, gak usah terpaku pada strudal strudel yang harganya lumayan. Pilih aja bakpia, camilan khas Jogja yang merupakan hasil akulturasi imigran China bernama Kwik Sun Kwok.
Pertama kali memperkenalkan bakpia di Jogja sekitar tahun 1940-an, Kwik Sun Kwok memodifikasi kue pia dari Tiongkok yang awalnya berisi daging babi menjadi berisi kacang hijau, agar bisa diterima oleh masyarakat setempat.
Baca juga
Olah-Oleh Raminten, Destinasi 24 Jam Oleh-Oleh Yogyakarta
Berburu Oleh-oleh di Jawa Timur, Ketemu Pentol nan Lezat
Daftar Isi
- Bakpia, Camilan Hasil Akulturasi Imigran China
- Kawasan Pathuk, Surga Bakpia
- Selayang pandang Bakpia Juwara Satoe
- Juwara Satoe. Destinasi Oleh-oleh Bakpia dan Produk UMKM
Baik bakpia maupun pastry-nya Eropa merupakan evolusi dari Mesir Kuno. Berkembang pesat di Eropa, terutama Prancis, dengan teknik laminasi mentega. Sedangkan China mengenal pastry melalui Jalur Sutra (Silk Road), pertukaran budaya terjadi ketika para pedagang China berkunjung ke Persia, Arab, dan Asia Tengah.
Karena secara generik, sekitar 90% hingga 92% orang China mengalami intoleransi laktosa, orang China mengganti mentega (yang terbuat dari susu) dengan minyak sayur.
Hasilnya adalah camilan shaobing, roti pipih panggang dengan bagian luar renyah (bertabur wijen) dan bagian dalam yang berlapis serta kenyal. Shaobing punya 2 variasi isian yaitu gurih (daging sapi rebus, daging babi, atau daging asap) serta isian manis (pasta kacang merah, pasta kacang hijau, pasta wijen).
Camilan pastry khas China lainnya adalah mooncake, sajian wajib pada perayaan Festival Musim Gugur (Festival Kue Bulan atau Tiong Chiu Pia).
Di Eropa, penamaan pastry berbeda di setiap negara, seperti sebutan Croissant (Prancis), Danish Pastry (Denmark), Strudel (Austria), Mille-feuille (Prancis) dan lainnya.
Khusus Mille-feuille dikenal juga dengan Napoleon cake. Terdiri dari tiga lapis adonan, yaitu puff pastry tipis, diselang-seling dengan isian krim pastry (vanila) dan diberi icing gula di lapisan paling atasnya.
Penasaran rasanya? Mungkin Travel Blogger Medan bisa menjelaskan secara detail, sebab di daerahnya selebriti Irwansyah menjual Medan Napoleon, yaitu camilan berbentuk bolu gulung lembut berlapis puff pastry renyah di bagian tengah, dengan berbagai varian rasa seperti keju, durian, dan karamel.
![]() |
| los bakpia di Pasar Senen Jogja |
Kawasan Pathuk, Surga Bakpia
Mengapa surga bakpia? Karena sejauh mata memandang tampak pembuat dan penjual bakpia, khususnya ketika menapaki gang/jalan kecil di kawasan Pathuk. Bahkan di Pasar Senen, pasar tradisional yang terletak berseberangan dengan Pasar Pathuk, los penjual bakpia bercampur dengan los sayur, los daging dan los lainnya.
Di sini tersedia bakpia hangat yang baru keluar dari oven. Menumpuk tinggi. Menggoda pengunjung untuk menyicip, kemudian membeli beberapa boks bakpia.
Saat menyicip bakpia, pembeli bisa melihat proses pembuatan bakpia. Di belakang area kasir dan tumpukan bakpia hangat, nampak seorang pekerja dengan cekatan mencetak adonan kacang hijau. Pekerja lainnya membungkus adonan kacang hijau. Serta ada yang sibuk memanggang bakpia.
Banyaknya penjual bakpia, membuat saya bingung menentukan pilihan untuk oleh-oleh, sampai anak menantu saya merekomendasikan: “Juwara Satoe aja mah.”
Tentu saja saya manut. Lha anak-anak kan lebih update, mereka menangkap info terbaru dengan cepat, sehingga tahu lokasi kuliner yang benar-benar enak, bukan sekadar dibuat konten.
Lokasi bakpia “Juwara Satoe” yang dimaksud Eca membuat saya mengernyit. Ini mah sering saya lewati saat jalan pagi atuh. Selama di Jogja, ada 2 pilihan jalur aktivitas jalan kaki, yaitu arah timur yang berarti menyelusuri sekitar Malioboro dan Stasiun Tugu.
Serta arah barat, yang berakhir di sekitar kawasan Pasar Pathuk kemudian kembali lagi melalui gang penduduk yang tertata asri, penuh tanaman hias.
![]() |
| Candi Donotirto di seberang outlet Juwara Satoe |
Letak toko bakpia “Juwara Satoe” berseberangan dengan Candi Donotirto. Tapi jangan dibayangkan cagar budaya yang dibangun tahun 1930 ini merupakan destinasi travel blogger yang menyukai Outdoor Activity. Mata air yang menjadi pusat Candi Donotirto masih digunakan untuk mandi, menyuci, dan aktivitas lain.
Jadi jangan heran, walau terletak di pusat kota, kita bisa melihat penduduk setempat menuju/pulang dari Candi Donotirto sambil menenteng ember berisi cucian baju. Unik ya?
Selayang pandang Bakpia Juwara Satoe
Apakah pabrik bakpia Juwara Satoe terletak di Jogja? Pertanyaan ini muncul setelah searching tentang bakpia kukus yang ternyata diproduksi di Sidoarjo, Jawa Timur!
Gak papa sih, tapi aneh aja. Oleh-oleh Jogja kok dibangun jauh (malah berbeda provinsi) dengan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Untunglah, pabrik Juwara Satoe yang didirikan pada November 2018 berada di kawasan Berbah, Yogyakarta, tepatnya di Jrebesan, Kalitirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, D.I.Y. Bahkan pabrik Juwara Satoe menawarkan wisata edukasi dan kunjungan industri. Dengan mengunjungi pabrik, pengunjung tidak saja bisa melihat langsung proses pembuatan bakpia, juga belajar sejarah, dan berbelanja oleh-oleh.
Ada nilai plus untuk pabrik yang terbuka semacam ini ya? Kunjungan edukasi dan industri akan meningkatkan brand awareness secara organik, memperkuat kepercayaan konsumen terhadap higienisitas produk, serta menjadi sarana riset untuk memvalidasi penerapan standar operasional dan teknologi perusahaan.
Juwara Satoe, Destinasi Oleh-oleh Bakpia dan Produk UMKM
Deretan box bakpia berbagai warna dan varian, menyapa setiap pengunjung outlet pusat Juwara Satoe yang terletak di kawasan Pathuk, tepatnya Jalan Jogonegaran, Jogja.
Setelah mempelajari produknya, ternyata bakpia Juwara Satoe terbagi atas:
Bakpia basah
Dengan beberapa pilihan isian, seperti kacang hijau (original, hijau, sayur), cokelat, kumbu hitam (black bean), keju, durian dan pandan. Ketahanan bakpia basah sangat tergantung isiannya, misalnya bakpia basah isi keju hanya tahan 7 hari, isian lainnya sekitar 14 hari.
Khusus bakpia basah, rupanya Juwara Satoe menjalin kerja sama dengan Nestlé, terlihat dari varian bakpia KITKAT dalam box berisi 5 buah.
![]() |
| kemasan unik Happy Package Juwara Satoe |
Selain ukuran standar, tersedia bakpia kering ukuran mini. Pilihan isian juga mirip bakpia kering. Bedanya bakpia kering tahan 3 hingga 5 bulan sejak tanggal produksi. Bisa tahan lama karena bakpia kering memiliki kadar air yang rendah dan dikemas secara higienis, setiap bakpia dibungkus plastik.
Juwara Satoe menyediakan kemasan Happy Package untuk bakpia kering. Setiap box berisi bakpia dengan berbagai rasa. Cocok buat yang ingin mencicipi semua rasa bakpia kering Juwara Satoe.
Bakpia Premium
Salah satunya bakpia isi peanut butter (selai kacang) dan bakpia bulan
Bakpia Bulan
Merupakan modifikasi dari mooncake, bakpia bulan punya beberapa pilihan isian: kacang hijau, kacang hijau telur asin, kumbu hitam, kumbu hitam telur asin, kacang hijau mix dan kumbu mix dengan isi 6 dan kisaran harga Rp 30.000-40.000.
Cookies
Merupakan hasil akulturasi, tersedia kue kacang/peanuts cookies, choco mete cookies dan nastar roll dengan berbagai varian ukuran (standar dan jumbo), serta isian (original, coklat)
Bluder
Dikenal sebagai kue warisan zaman kolonial Belanda, bluder merupakan perpaduan antara roti dan bolu yang menghasilkan tekstur sangat lembut, padat berisi, namun tetap halus dan berserat banyak saat disobek.
Juwara Satoe menyediakan beberapa pilihan bluder, seperti rasa original, isi biscuit Lotus Biscoff dan isi coklat. Selain bluder, tersedia juga ada produk UMKM lainnya seperti milk bun.
![]() |
| sudut craft di Juwara Satoe |
Deretan produk Juwara Satoe terletak di sebelah kanan pengunjung, sedangkan di sebelah kiri nampak rak-rak berisi produk UMKM lain, seperti craft, camilan kekinian (macaroni goreng, brownies karakter dan lainnya) serta camilan tradisional (jipang, rengginang dan lainnya).
![]() |
| sudut produk UMKM lain di Juwara Satoe |
Mumpung di Jogja ingin belanja minuman yang khas? Di sini tersedia banyak produk UMKM, mulai dari wedang telang, wedang uwuh, wedang secang, empon-empon, wedang serai, wedang rosella hingga jamu siap seduh seperti kunir asem, beras kencur, wedang asam lambung.
Salut deh melihat effort UMKM yang mengemas apik produk minuman, lengkap dengan penjelasan (komposisi, khasiat dan cara penyajian), karena saya pernah beli di tempat lain dan ternyata banyak serangga di dalamnya.
![]() |
| bakpia kering Juwara Satoe |
Bagaimana review rasa bakpia Juwara Satoe?
Jujurly saya lebih suka bakpia basah dibanding bakpia kering. Proses menghilangkan kadar air membuat hilangnya sebagian rasa legit dari bakpia.
Mungkin ini soal selera ya? Seperti saya lebih suka bakpia kacang hijau dibanding bakpia keju. Sedangkan bakpia premium peanut butter, rasanya lumayanlah. Saya bisa menghabiskannya, walau rasanya gak sampai “meledak” di mulut. 😊😊
Baca juga:
Jelajah Rasa Produk Kuliner UMKM di Bandung Kunafe, Pemkab Bandung
Bakpia Kukus Tugu Jogja, Setujukah Bukan Kuliner Khas Jogja?












No comments