.png)
gulai ayam
Gulai Korma, Gulai Ayam dan Ibu-ibu pun Mendadak Jago Masak
.png)
Gulai korma? Apa maksudnya buah korma ditambahkan pada masakan gulai? Lha nanti rasanya bakal manis, atuh?
Ternyata bukan. Gulai korma (atau gulai kurma) merupakan hidangan gulai khas Minangkabau (Sumatra Barat) yang kaya akan rempah. Nama “korma” berasal dari bahasa Urdu: “qorma/kormah” yang merujuk pada teknik merebus daging dengan bumbu dan yogurt atau santan.
Hasilnya adalah gulai yang memiliki perpaduan rasa gurih, sedikit manis alami dari daging, dan aroma rempah yang kuat.
Mungkin karena alasan tersebut, gulai korma hasil akulturasi kuliner Minang, India, dan Arab ini biasa disajikan pada acara-acara perayaan besar seperti hari raya.
Ciri khas lainnya, gulai korma tidak menggunakan cabai merah. Warna kuahnya kekuningan atau keputihan karena hanya mendapat santan kental. Andai ditemukan rasa sedikit pedas, itu berasal dari jahe dan lada.
Bahan dasar gulai korma bisa daging sapi atau ayam, serta kerap ditambahkan kentang, cabai hijau keriting dan tomat.
Baca juga:
Banchan Mentimun, 5 Jenis Garam dan Penggunaannya
Sayur Lodeh untuk Pemula yang Maknyus Tenan!
Daftar Isi:
- Berkenalan dengan Gulai Korma
- Beda Gulai Korma dan Sayur Terik Jawa Tengah
- Ngabisin Nasi nih, Gulai Korma When Mommy Happy
- Gulai Ayam yang Lezat dan Mudah
Awal mula saya berkenalan dengan gulai korma ketika sedang memilih bumbu racikan Uda Dian Anugrah, seorang Tukang Masak dan Tukang Ajar Masakan Padang/Minangkabau yang juga merupakan food blogger.
Sebelumnya, 2-3 tahun silam, saya pernah mengolah hasil racikan tukang masak lulusan Fakultas Hukum Universitas Andalas ini. Kala itu baru tersedia 2 macam, yaitu bumbu kuning dan bumbu rendang.

rendang dengan bumbu racik Uda Dian (kemasan lama)
Hasilnya luar biasa lezat. Anak-anak saya auto angkat jempol sambil memuji: “Ini baru rendang beneran.” Hehehe maklumlah setiap masak rendang, saya hanya mengandalkan bumbu siap pakai yang banyak dijual di supermarket.
Emang apa bedanya?
Karena brand skala nasional harus menyesuaikan rasa bumbunya dengan “lidah nasional”, atau selera orang Indonesia pada umumnya.
Sebagai contoh, baca deh komposisi Bumbu Indofood Racik Spesial Rendang. Terdiri dari perpaduan rempah-rempah alami pilihan, santan, dan bumbu penyedap (Mononatrium Glutamat / MSG, Dinatrium Inosinat & Guanilat).
Dengan kata lain, mereka mengandalkan micin (MSG) sebagai penguat rasa dan rasa gurih/umami. Sementara kita tahu rasa MSG bukanlah rasa umami asli dari Indonesia.
Beda halnya dengan When Mommy Happy, bumbu rendang racikan Uda Dian. Rasa gurih didapat dari bumbu asli Indonesia seperti bawang, kemiri dan lainnya.
Bumbu When Mommy Happy juga mensyaratkan pemakaian santan mentah atau santan kemasan siap pakai. Sehingga hasil akhirnya berbeda dengan masakan brand ternama yang memasukkan unsur santan dalam komposisi bumbunya.
Beda Gulai Korma dan Sayur Terik Jawa Tengah
Gulai Korma mengingatkan saya pada sayur terik yang biasa dimasak almarhum ibunda. Rasanya pasti beda ya? Sayur terik kan masakan Jogja dan Jawa Tengah yang rasanya manis. Sementara gulai korma rasanya gurih, karena resep Minang tanpa gula sama sekali.
Namun, tampilan sajiannya sangat mirip. Terutama warna kuahnya yang putih kekuningan, serta bahan masakan yang digunakan, yaitu ayam atau daging sapi.
Berikut perbedaan Gulai Korma dan Sayur Terik
![]() |
| sayur terik (sumber: diahdidi.com) |
Sayur Terik
Merupakan masakan khas Jawa Tengah, kuah sayur terik umumnya kental (kuahnya nyemek) yang berasal dari proses memasak santan hingga menyusut. Walau hasil akhir sangat tergantung selera, seperti sayur terik buatan Mbak Didi di atas, kuahnya banyak dan encer.
Rasa gurih dan manis mendominasi sayur terik, karena pemakaian gula merah/kecap dan bawang merah yang cukup banyak.
Sayur terik menggunakan bumbu halus seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri, daun salam, lengkuas, dan serai.
Isian sayur terik umumnya ayam, daging sapi, tahu tempe dan telur.
Gulai Korma
Merupakan masakan khas Sumatra Barat / Aceh), kuah gulai korma lebih encer dibandingkan gulai Padang pada umumnya, berwarna kekuningan atau sedikit putih kecokelatan.
Rasa gurih mendominasi gulai korma, tanpa rasa manis gula. Perpaduan bumbu dan rempah yang digunakan gulai korma menghasilkan rasa yang khas, seperti cengkeh yang memiliki rasa khas pedas dan rasa manis yang lembut. Rasa manis alami juga diberikan kayu manis yang punya perpaduan rasa manis alami, hangat, dan sedikit pedas.
Bumbu gulai korma sangat lengkap, mulai dari kapulaga, cengkeh, bunga lawang, kayu manis, ketumbar, pala, jahe, serta tentu saja bawang merah dan bawang putih.
Ke dalam gulai korma, selain ayam atau daging sapi, sering ditambahkan kentang, cabai keriting serta tomat.
![]() |
| gulai korma |
Ngabisin Nasi nih, Gulai Korma When Mommy Happy
Gak mengira gulai korma ternyata selezat itu. Semula ragu-ragu. Selama ini jika ngobrolin masakan Minang kan gak jauh dari kuah kental berwarna merah, pertanda rasanya gurih nan pedas.
Terlebih setelah searching YouTube dan menemukan konten dengan sajian gulai korma asli, alih-alih masakan padang, saya malah teringat sayur terik buatan almarhum ibunda.
Saya mengira gulai korma asli, sebab sepanjang video dia memakai Bahasa Minang, mengulek bumbu menggunakan cobek khas Minang (cobek lado?), dilanjut menyantap gulai korma dengan cara yang khas.
Pasca melihat konten tersebut, saya bersyukur berkenalan bumbu racik WhenMommyHappy, yang punya tagline #Memasak Jadi Mudah.
Dengan menggunakan bumbu ini, saya gak perlu ribet meracik bumbu gulai korma yang banyak jenisnya dan mengulek hingga halus. Apalagi, paling banyak saya hanya masak 1-2 kali, sesudah itu lebih memilih masakan praktis. Kasihan kan sisa stok bumbu dianggurin?
Jadi, gak pakai lama, yuk kita masak Gulai Korma When Mommy Happy.
Bahan-bahan:
- 1 kg ayam potong 10 (sesuai selera)
- 10 buah tahu sumedang (bisa diganti tahu putih biasa yang telah digoreng)
- 1 ons cabai keriting hijau (biarkan utuh, atau iris memanjang)
- 3 buah tomat (merah/hijau, potong dadu)
- 1 santan instan 65 ml ( ½ butir kelapa parut)
- ½ bungkus bumbu Gulai Korma When Mommy Happy
- 500 cc air putih
- Garam (sesuai selera)
Cara Memasak
- Tumis bumbu Gulai Korma When Mommy Happy dengan 2-3 sendok minyak goreng hingga wangi
- Tambahkan ayam, aduk perlahan agar ayam terlumuri bumbu dengan merata.
- Kemudian tambahkan 500 cc air dan garam, sesekali di aduk hingga ayam setengah matang.
- Terakhir tambahkan santan, tahu, cabai dan tomat. Tunggu ayam matang sambil sesekali diaduk.
- Setelah matang, angkat, sajikan dengan nasi panas. Yummy.
Tahu sumedang saya pilih untuk menggantikan kentang karena jenis tahu ini menyerap bumbu gulai korma. Hasil akhirnya, rasa tahu sumedang nan sedap, yang ngabisin nasi se-rice cooker. 😀😀
Gulai Ayam yang Lezat dan Mudah
Apa beda gulai korma dengan gulai ayam? Apakah gulai ayam khas Minang sama dengan opor khas Jawa Tengah yang diberi bumbu cabai merah?
Pertanyaan bakal bertambah panjang andai dimasukkan pula masakan kari ayam, bahkan tongseng! Menandakan ragam masakan Indonesia yang kaya banget.
Jadi, kita persingkat perbedaan gulai korma dengan gulai ayam aja ya? Karena sama-sama masakan Minang. Dan jawabannya berikut ini:
Gulai korma merupakan variasi gulai khas Minangkabau yang mendapat pengaruh kuliner India dan Timur Tengah. Warna kuahnya mirip opor, yaitu putih/kuning pucat, namun dengan komposisi rempah yang kuat.
Sedangkan gulai ayam Minang, mirip gulai dari daerah Indonesia lainnya, namun berkuah kuning kemerahan yang kental dan cenderung bercita rasa pedas serta panas
Perbedaan selanjutnya ada pada komposisi bumbu. Gulai ayam Minang menggunakan kunyit untuk memberi warna kuning khas, serta cabai merah atau cabai rawit. Sehingga rasanya pedas dan tajam.
Gulai korma tanpa kunyit. Bumbunya merupakan perpaduan rempah seperti jintan, ketumbar, kapulaga, dan kayu manis. Rasanya lebih ringan, gurih, creamy, dan beraroma rempah ala masakan India/Arab.
Ada perbedaan lainnya yang saya “tabrak”, selain kentang dalam gulai korma saya ganti dengan tahu sumedang, saya juga menambahkan tahu sumedang, cabai keriting hijau dan cabe gendot (varietas cabai super pedas dari spesies Capsicum chinese) dan tomat ke dalam gulai ayam.
Berikut eksekusi masak gulai ayam When Mommy Happy, yang beneran bikin happy karena sat set, jadi deh.
Bahan-bahan:
- 1 kg ayam potong 10 (sesuai selera)
- 10 buah tahu sumedang (bisa diganti tahu putih biasa yang telah digoreng)
- 1 ons cabai keriting hijau (biarkan utuh, atau iris memanjang)
- 3 buah tomat (merah/hijau, potong dadu)
- 2 santan instan 65 ml ( ½ butir kelapa parut)
- ½ bungkus bumbu Gulai Ayam When Mommy Happy
- 500 cc air putih
- Garam (sesuai selera)
Cara Memasak
- Tumis bumbu gulai ayam When Mommy Happy dengan 2-3 sendok minyak goreng hingga wangi
- Tambahkan ayam, aduk perlahan agar ayam terlumuri bumbu dengan merata.
- Kemudian tambahkan 500 cc air dan garam, sesekali di aduk hingga ayam setengah matang.
- Terakhir tambahkan santan, tahu, cabai dan tomat. Tunggu ayam matang sambil sesekali diaduk.
- Setelah matang, angkat sajikan dengan nasi panas. Sedappp.
Lho kok cara masaknya sama? Lha iya, kan pakai bumbu siap pakai. Jadi bisa sat set, masak gulai korma/gulai ayam sambil cuci piring atau sambil menggoreng kerupuk, tau-tau udah mateng deh.
Sesuai banget dengan tagline-nya Bumbu WhenMommyHappy yang menginginkan ibu-ibu lebih berbahagia.
Bumbu Masakan Padang untuk Membahagiakan Ibu Ibu Se Indonesia
Karena Ketika Ibu Bahagia maka Semesta pun Turut Berbahagia
Jadi jika ingin ikut bahagia karena bisa menghidangkan masakan lezat, silakan hubungi instagramnya: WhenMommyHappy , atau pemiliknya Uda Dian Anugrah.
Oiya, dari hasil obrolan dengan Uda Dian, sebetulnya komposisi yang pas, 1 bungkus bumbu racik untuk 1 kg ayam/daging sapi.
Jadi, jika suka bumbu yang medok/pekat, silakan mengikuti saran Uda Dian, atau seperti yang saya lakukan, walau hanya memakai ½ bumbu hasilnya tetap lezat, mungkin karena saya gak terlalu suka yang terlalu medok.
Hasil akhir penambahan tahu sumedang ternyata juga berbeda. Tahu sumedang di dalam gulai korma sangat menyerap bumbu, nagih banget. Sementara tahu sumedang dalam gulai ayam, gak semedok itu. Walau tentu saja, sama lezatnya.
Baca juga:
Resep Tahu Sumedang Isi Sayuran dan Sejarah Tahu Sumedang







Ya Allah. Aku juga mikirnya, masa iya gulai dikasih korma? Ternyata eh ternyata, bukan kurma yang itu.
ReplyDeleteSuka nih aku sama yang mengikuti selera national begini. Nganu, lidahku nggak cucok selain itu.
Wahhh ya ampun bikin ngiler. Tadi langsung cuss ke IG-nya When Mommy Happy kepo sama bumbu rendangnya. Karena sampai hari ini saya belum sukses masak rendang. Padahal kalau lebaran pengen banget bisa bikin rendang sendiri.
ReplyDeleteSaya termasuk yang awalnya mengira gulai korma ada kaitannya dengan buah kurma. hihihi Ternyata justru kaya sejarah dan rempah. Seru sekali membaca perbandingan gulai korma dengan sayur terik, karena saya juga langsung membayangkan masakan rumahan yang hangat dan akrab, apalagi sayur terik versi Ibu saya. Dan setuju, kalau ada bumbu racik yang enak dan praktis, rasanya siapa pun bisa lebih percaya diri di dapur. Baca artikel ini jadi lapar dan ingin makan gulai dengan nasi hangat!
ReplyDeleteBeberapa hari ini, saya sedang kepikiran pengen masak gulai ayam. Udah lumayan lama gak masak masakan Padang. Tapi, saya baru tau yang tentang gulai korma ini. Uda Dian Anugrah ini yang punya rumaham makan Minangkabau juga bukan, ya? Kalau gak salah di Bintaro lokasinya. Menarik juga cobain bumbu instannya. Apalagi udah Dian kan memang salah satu ahli kuliner Minangkabau
ReplyDeleteBumbu Racik Indofood juga andalan saya kalau masak yang agak ribet mbak, Soto, Rendang, Rawon. Tapi kalau bumbu gulenya, kurang cocok di lidah saya.
ReplyDeleteBumbu When Mommy Happy banyak juga variannya ya, dan kalau saya bilang Sumbar (Padang) Banget! Karena peraciknya orang Minang sih ya.
Mau cobain lah bumbu When Mommy Happy ini, pengen masakan padang, gak perlu lagi ke warung padang. Bisa masak sendiri di rumah, bisa puas makannya, dan pastinya jadi lebih murah
MasyaAllah.. baca artikelnya jadi ikut kebayang aroma rempah dan hangatnya masakan rumahan !
ReplyDeleteGulai korma memang punya pesona sendiri, perpaduan bumbu yang kaya bikin makanan bukan cuma soal rasa tapi juga cerita dan kenangan. Suka banget sama cara Ambu Nyiomas berbagi, sederhana tapi bikin pembaca auto lapar dan pengen ikutan recook..
Jadi kenalan sama Gulai korma yang ternyata makanan khas Aceh atau Sumbar ya. Akulturasi budaya ngaruh sekali ke makanan emang.
ReplyDeleteUda Dian ini top markotop sekali kalau soal bumbu dan masakan Padang atau Sumatera ya. Jadi paham biar medok 1 jg ayam atau daging sapi bisa pakai satu sachet bumbu nya nih. Ciamik betul, bikin masakan makin lezat dan bumbu gurih kayak gini sih bakalan disukai sama semua anggota keluarga kayak mama dan bapak ku bahkan keponakan.
Jujur ini menarique banget mbak. Duh langsung share ke istri biar dicoba deh.
ReplyDeleteBaca berbagai/banyak postingan tentang Gulai Korma ini semakin tambah bikin penasaran. Saya awal-awalnya juga menduga bahan intinya adalah buah kurma/korma yang dipotong tipis-tipis terus dimasukkan ke santan. Tapi ternyata bukan ya. Ternyata bumbu olahan asal Minangkabau yang kaya dengan rempah-rempah. Inovatif banget.
ReplyDeleteCobain ah. Tadi dah ngobrol sama Mbak yang pinter masak di rumah. Dengan instan gini kan jadi lebih mudah. Pakai chicken wing sepertinya mantab.
Ambu idenya oke banget, nambahin tahu Sumedang pas masak gulai Korma..Saya yakin teksturnya benar-benar pas untuk menyerap kelezatan kuah.
ReplyDeleteKalau di daerah saya, yang juga banyak orang Minangnya, hidangan ini kerap muncul pas acara resepsi pernikahan. Senang sekali sekarang ada bumbu versi instannya jadi saya pun bisa cobain bikin sendiri.